Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) 2021

FAQ BPUM 2021

Pertanyaan 1.

Q : Berapa besaran yang diberikan pada program Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro di tahun 2021?

A : Untuk tahun 2021, dana yang diberikan sebesar Rp1,2 juta

Pertanyaan 2.

Q : Siapa yang berhak menerima Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro?

A : • Warga negara Indonesia

• Mempunyai KTP elektronik

• Memiliki Usaha Mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan.

• Bukan ASN, TNI/POLRI, serta pegawai BUMN/BUMD

• Tidak sedang menerima KUR

Pertanyaan 3.

Q : Apakah yang sudah pernah menerima bantuan Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro di tahun 2020, bisa mendapatkan lagi di tahun 2021?

A : Bagi pelaku usaha Mikro yang pernah mendapatkan bantuan di tahun 2020, dapat menerima kembali di tahun 2021

Pertanyaan 4.

Q : Bagaimana cara mengakses Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro?

A : Diusulkan oleh Dinas yang membidangi Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah tingkat Kabupaten/Kota.

Pertanyaan 5.

Q : Apa Saja Persyaratannya?

A : Calon penerima bantuan bagi pelaku usaha mikro, melengkapi usulan kepada pengusul, dengan data sebagai berikut :

  • Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik
  • Nomor KK
  • Nama lengkap
  • Alamat (KTP dan Usaha)
  • Bidang Usaha
  • Nomor telepon
  • Surat Keterangan Usaha (SKU) / Nomor Induk Berusaha (NIB)

Pertanyaan 6.

Q : Siapakah lembaga penyalur dalam program Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro?

A : Penyalur Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro adalah Bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan PT. Pos Indonesia yang ditunjuk dan ditetapkan oleh Pemerintah

Pertanyaan 7.

Q : Apakah ada biaya administrasi dan pengembalian terhadap Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro yang telah diberikan?

A : Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro merupakan dana hibah, bukan pinjaman ataupun kredit. Penerima tidak dipungut biaya apapun dalam penyaluran Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro

Pertanyaan 8.

Q : Bagaimana Pelaku Usaha Mikro yang tidak memiliki rekening di bank untuk mendapatkan bantuan?

A : Akan dibuatkan pada saat pencairan oleh lembaga penyalur

Pertanyaan 9.

Q : Bagaimana bagi Pelaku Usaha Mikro yang berdomisili usaha dan tempat tinggalnya berbeda dan ingin mendapatkan bantuan?

A : Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili yang berbeda, dapat menyesuaikan  dengan domisili usaha, dengan cara mengajukan ke Dinas Koperasi dan UMKM setempat. Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki domisili berbeda dengan KTP melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU)

Pertanyaan 10.

Q : Apakah Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro senilai Rp1,2 juta langsung diberikan atau secara bertahap?

A : Bantuan akan diberikan secara langsung senilai Rp1,2 juta kepada pelaku usaha mikro yang sudah memenuhi persyaratan dan diberikan sekaligus.

Pertanyaan 11.

Q : Bagaimana cara pelaku usaha mikro mengetahui sebagai penerima bantuan?

A : Penerima Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro akan diinformasikan oleh penyalur dan Setelah menerima informasi, penerima Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro harus melakukan verifikasi ke penyalur yang sudah ditentukan, agar dapat segera mencairkan dana yang sudah di dapat.

Pertanyaan 12.

Q : Apakah masyarakat yang bukan Pelaku Usaha Mikro, bisa mendapatkan bantuan?

A : Sesuai dengan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM yang berhak menerima Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro hanyalah Pelaku Usaha Mikro dan harus diusulkan oleh lembaga pengusul.

Pertanyaan 13.

Q : Apakah diperbolehkan lembaga pengusul memotong dana bantuan Bantuan bagi Pelaku Usaha Mikro yang telah diberikan?

A : Pelaku usaha mikro menerima dana bantuan senilai Rp1.2 juta secara langsung ke rekening penerima tanpa ada pemotongan biaya apapun.

Pertanyaan 14.

Q : Apakah bantuan bagi pelaku usaha mikro dapat dikoordinir atau dikumpulkan secara kolektif?

A : Proses Pengusulan dapat dikoordinasikan oleh Pembina Kelompok/Ketua Kelompok Usaha untuk disampaikan kepada Lembaga Pengusul

Apabila terdapat pertanyaan lain bisa langsung menghubungi Operator BPUM dengan menekan tombol WhatsApp yang terletak di kanan bawah….Terima Kasih